news menu leftnews menu right
Klinik Statistik Service Selamat Datang di Website Kami

KLINIK STATISTIK - Mc CENDEKIA Research and Statistics Consulting adalah sebuah lembaga riset dan konsultasi statistik. Menangani masalah-masalah riset yang dihadapi oleh para pelaku bisnis terhadap pemahaman kondisi eksternal perusahaan dan semakin majunya pemikiran para pengambil keputusan di perusahaan dalam menentukan langkah-langkah strategis jauh ke depan,
Selengkapnya...
Home Tesis PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH DAN KEMAMPUAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN TERHADAP PENERIMAAN DAERAH KABUPATEN MUSI BANYUASIN

PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH DAN KEMAMPUAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN TERHADAP PENERIMAAN DAERAH KABUPATEN MUSI BANYUASIN PDF Print E-mail
Friday, 25 February 2011 10:29
Lahirnya Undang-Undang No. 32/2004 tentang Pemerintah Daerah dan Undang-Undang No. 33/2004 tentang perimbangan keuangan antara pusat dan daerah, telah membawa perubahan yang cukup besar dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Agar berdaya guna dan berhasil guna, implementasi kebijakan tersebut harus ditunjang dengan kemampuan manajemen pemerintahan yang baik agar daerah mampu menggali dan meningkatkan penerimaan daerah. Untuk mengetahui sejauhmana pengaruh implementasi kebijakan otonomi daerah dan kemampuan manajemen pemerintahan terhadap penerimaan daerah  di kabupaten Musi Banyuasin maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah dan Kemampuan Manajemen Pemerintahan terhadap Penerimaan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin”.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pengaruh implementasi kebijakan otonomi daerah terhadap penerimaan daerah, untuk mengetahui berapa besar pengaruh kemampuan manajemen pemerintahan terhadap penerimaan daerah, dan untuk mengetahui berapa besar pengaruh implementasi kebijakan otonomi daerah dan kemampuan manajemen pemerintahan terhadap penerimaan daerah.

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian survey dengan metode deskriptif analitik. Penggunaan metode ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang utuh mengenai peristiwa/gejala pemerintahan di lapangan sehingga masing-masing variabel yang diteliti dapat dijelaskan sebagaimana mestinya. Penelitian ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan maksud agar data-data yang diperoleh dapat saling melengkapi dan pada akhirnya dapat diperoleh data penelitian yang utuh, terintegrasi, serta mampu menjawab permasalahan penelitian.
Model persamaan regresi yang dihasilkan adalah:
Y = 1,206 + 0,334 X1 + 0,203 X2  (R2 = 0,586)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat nyata antara pelaksanaan implementasi kebijakan otonomi daerah dan tingkat kemampuan manajemen pemerintahan terhadap penerimaan daerah di kabupaten Musi Banyuasin sebesar 58,6%. Meskipun pelaksanaan implementasi kebijakan otonomi daerah tetap, tetapi tingkat kemampuan manajemen pemerintahan berpengaruh nyata terhadap penerimaan daerah Kabupatan Musi Banyuasin. Meskipun tingkat kemampuan manajemen pemerintahan tetap, tetapi pelaksanaan implementasi kebijakan otonomi daerah berpengaruh nyata terhadap penerimaan daerah Kabupatan Musi Banyuasin.


 
 
klinik.statistik@yahoo.com

0815-7101-864


Payment




BNI Cabang Palembang
0070468839




Mandiri
112-00-0767103-0


BRI
5637-01-008849-53-5

a.n Muji Gunarto







Copyright © 2011 Mc CENDEKIA Research and Statistics Consulting. All Rights Reserved
Template by ThemZa